Bali Pulau Eksotik
Bali, pulau eksotika yang berdiri sendiri, pulau
kecil yang memiliki nilai pariwisata yang menjadi salah satu penghasil devisa bagi
Indonesia ini sebenarnya dahulu adalah salah satu pulau yang dulunya tidak
memiliki hasil sumber daya alam seperti Pulau Jawa, Pulau Sumatra dan
pulau-pulau yang lainnya. Sumber daya alam yang dihasilkan oleh Bali adalah
pasir, batu, dan sejenisnya akan tetapi semua itu tertutupi oleh para penduduk
Pulau Bali yang memiliki intelektual yang maju pada saat itu.
Suatu hari datang seorang penjelajah dari Belanda,
penjelajah ini sudah mengelilingi pulau-pulau yang ada di Nusantara akan tetapi
ketika ia tiba di Pulau Bali, penjelajah ini di kagetkan oleh keadaan yang ada
di Pulau Bali pada saat itu. Perempuan yang berada di Pulau Bali memakai
pakaian yang tidak menutupi dada mereka, antara perempuan dan laki-laki tidak
ada perbedaan sama sekalidalam hal berpakaian, hanya pakaian yang digunakan
untuk menutupi bagian tubuh dari pusar kebawah. Melihat hal ini penjelajah
menjuluki Pulau Bali sebagai “The Naked Breast Island”. Pada saat itu untuk
mengetahui bagaimana cantiknya seorang perempuan Bali adalah yang memiliki dada
yang besar dan kencang, jika diujikan dengan pensil atau pulpen yang ditaruh
diatas dada dan tidak jatuh dari atas dada mereka maka dapat dikatakan bahwa
perempuan itu cantik. Mengapa mereka memiliki dada yang seperti itu? Karena
para perempuan di Bali setiap harinya harus mengangkat beban seberat 40
kilogram diatas kepala mereka ini yang membantu mereka menjadi kuat tetapi
memiliki tinggi yang tidak terlalu tinggi. Selain itu, perempuan Bali memiliki
karakter yang telaten ini ditandai dengan mereka memiliki rambut yang sangat
panjang, ini membuktikan bahwa selain mereka dapat mengangkat beban seberat 40
kilogram akan tetapi mereka juga setiap harinya harus mereka rambut mereka yang
panjang.
Gerakan tarian yang dibawakan oleh perempuan Bali
memiliki gaya yang tegas ini juga membuktikan salah satu karakter perempuan
Bali yang juga tegas dalam segala hal. Pakaian yang mereka kenakan hanya kain
yang dibalutkan di seluruh tubuh mereka kemudian hanya dililitkan saja sebagai
mengunci agar tidak jatuh kain yang membalut tubuh mereka. Selama tarian
dimulai kain yang membalut tubuh mereka tidak pernah jatuh padahal kain
tersebut hanya dililitkan saja seperti layaknya memakai handuk, mengapa
demikian? Telah dilakukan penelitian bahwa yang rata-rata umur penari Bali
adalah 18-26 tahun.
Penjelajah ini juga melakukan observasi terhadap
Pulau Bali bahwa masyarakat yang ada di Pulau Bali sudah termasuk masyarakat
yang modern pada saat itu, ini terbuktikan dengan adanya seni yang sudah
dikuasi oleh masyarakat Bali yaitu seni memahat yang pada saat waktu itu hanya
di Pulau Bali saja yang sudah melakukan seni tersebut.
Bali memiliki bunga yang khas dan selalu digunakan
dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam kegiatan beribadah yaitu bunga
kamboja. Bunga ini sangat disucikan di Bali karena petalnya yang biasa hanya
tumbuh tiga melambangkan 3 dewa di agama Hindu yaitu Brahmana, Wisnu dan Siwa,
bunga ini dijadikan persembahan kepada ketiga dewa tersebut ketika akan berdoa
atau kegiatan yang berhubungan dengan agama. Ada kebiasaan yang saya temukan
dari umat Hindu di Bali ketika saya mengunjungi Bali pada saat study tour ialah
mereka selalu memberikan sesajen di depan rumah berupa beberapa bunga yang
diletakkan di tempat berwarna hijau yang dibuat dari daun pisang berbentuk
kotak seperti wadah. Ini dilakukan setiap hari dua kali ketika mereka memasak
makanan atau memiliki makanan, sesajen ini dapat ditemui di depan rumah atau
bangunan yang dimiliki oleh umat Hindu.
Bali memiliki nilai eksotika yang tinggi dengan
terdapat beberapa objek wisata yang dapat membuat para domestik dibuat terpukau
dan terpuaskan oleh fasilitas serta keindahan yang dimiliki oleh objek wisata
tersebut. Salah satunya adalah objek wisata Bedugul Bali, objek wisata ini
memiliki danau yang sangat luas dan dapat dikelilingi deng menggunakan speed
boat yang dapat menampung lima penumpang dengan membayar 30 ribu untuk satu
orang. Pengunjung akan diajak untuk melihat daerah yang mengelilingi danau ini,
salah satunya terdapat dua pure yang dapat ditemukan yang salah satu dari dua
pure itu dapat dilihat di mata uang 50 ribu rupiah. Banyak sekali wisatawan
yang datang untuk berkunjung dan melihat objek wisata ini. Terdapat juga
restaurant dimana jika para wisatawan merasakan lelah dan lapar dapat juga
berkunjung disana.
Objek wisata yang tidak boleh untuk dilewatkan
adalah Tanah Lot, pantainya yang memiliki pasir putih dengan batu-batu kecil
dan juga batu-batu besar berwarna hitam di sekitar pantai menjorong ke laut dan
yang paling dinantikan oleh para wisatawan ialah untuk mengunjungi gua yang
terdapat diantara laut tetapi jarak dari pantai sekitar 10 meter ini terdapat
air suci yang selalu dipakai oleh umat Hindu untuk menyucikan diri mereka. Umat
Hindu di Bali percaya jika mereka mengusapkan air suci ini ke muka mereka
diharapkan dapat membt mereka suci seperti lahir kembali. Setelah mengusap muka
saya dengan air suci tersebut kemudian ada dua orang pendeta salah satu dari
mereka menyipratkan air ke saya dengan membacakan doa untuk saya dan yang
satunya lagi menempelkan beberapa butir beras di kening saya. Umat Hindu
memakai air suci ini untuk mereka beribadah atau melakukan upacara keagamaan
akan tetapi ada larangan untuk tidak diperbolehkannya perempuan yang halangan
untuk memasuki gua tersebut karena gua tersebut termasuk daerah yang suci jadi
bagi perempuan yang sedang berhalangan hanya boleh sampai di pantai.
Terdapat juga sebuah gua di daerah pantai dimana
disana terdapat dua ular yang berwarna hitam putih yang dipercaya oleh umat
Hindu bahwa dahulunya kedua ular tersebut adalah sepasang pria dan wanita yang
menyebarkan dan berpengaruh terhadap agama Hindu di Bali. Kedua ular tersebut
bersembunyi diantara batu-batu yang terdapat di dalam gua, terdapat pendeta
yang akan memanggilkan ular tersebut untuk keluar jika para wisatawan ingin
melihatnya. Keindahan yang dimiliki oleh Tanah Lot banyak menarik para
wisatawan untuk mengambil beberapa foto sebagai kenang-kenangan di daerah
pantai. Jika keluar dari daerah pantai maka akan disambut oleh deretan pedagang
yang menjualkan barang seperti kain, baju, sarung, cinderamata dan oleh-oleh
yang pastinya khas hanya dimiliki oleh Bali.
Di Pantai Kuta dapat kita temukan orang-orang yang
berjemur, bermain selancar dan juga bermain disekitar pantai seperti bermain
voli pantai. Banyak juga beberapa pedagang yang menjajankan barang jualan
mereka dengan berkeliling di sekitar pantai atau membuka kedai atau tenda kecil
di pinggir pantai.
Untuk masalah oleh-oleh, para wisatawan dapat
mengunjungi berbagai macam toko yang menjual oleh-oleh khas Bali seperti yang
terkenal adalah toko Krisna. Toko ini ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik
dan juga asing. Harganya termasuk relatif dan tentu saja tidak bisa ditawar,
toko Krisna ini menyediakan berbagai macam oleh-oleh tidak hanya berbentuk
pakaian dan kain tetapi juga tas, mainan dan juga makanan.
Jika ingin melihat matahari terbit tempat yang cocok
untuk dikujungi ialah Sanur Beach. Banyak wisatawan terutama untuk turis yang
rela datang untuk dapat melihat matahari terbit dari pukul setengah enam.
Ramainya Pantai Sanur tidak hanya terjadi di pagi hari saja akan tetapi juga
dari pagi sampai malam hari. Jika ingin melihat matahari terbenam makan tempat
yang cocok ialah Jembaran dan terdapat juga beberapa restaurant yang dapat
menemani para pengunjung yag ingin melanjutkan makan malamnya.
Nama : Ardya Sena Maulydina Azhari
Kelas : XI IPS
Comments
Post a Comment